Review: The Walking Dead – The Final Season Episode 1: Done Running

Untuk pemain berpengalaman, alur permainan di Monster Hunter World akan dapat segera dikenali. Tugas Anda adalah siklus yang melibatkan pembuatan senjata, memperbesar, membunuh monster, dan menjarahnya. Namun, narasi yang dibuat dengan baik belum tentu secara tradisional menjadi bagian dari alur permainan, dan itu mungkin menjadi penghalang bagi mereka yang mencari pijakan ke dalam waralaba di masa lalu. Untungnya bagi mereka, perbedaan utama pertama di sini dari judul garis utama sebelumnya adalah bagaimana plot dan gameplay dikolaborasikan. Sebuah spin-off, Monster Hunter Stories, melangkah keluar dari jalur dengan memperkenalkan narasi yang sederhana namun memuaskan, dan sekarang Monster Hunter World memadatkan langkah tersebut dengan menggunakan blok pembangun konsep naratif sebelumnya untuk memberikan pengalaman yang sangat baik yang menghabiskan lebih banyak waktu berfokus pada gambaran yang lebih besar.

Hal yang sama dapat dikatakan tentang Telltale itu sendiri, yang juga telah mengembangkan gameplay seri yang stagnan. Kamera sekarang sepenuhnya dapat dikontrol dalam urutan aksi, di atas bahu Clementine. QTE masih merupakan elemen inti dari permainan, tetapi Anda sekarang dapat menghadapi pejalan kaki secara lebih proaktif, berjalan dan memilih apakah akan menusuk langsung ke kepala atau menyasar tempurung lututnya sebelum menghancurkan kepala. Walker yang terlalu dekat masih perlu diperjuangkan dengan melakukan spam pada tombol aksi, tetapi perhatian ekstra harus diambil sekarang – jika lebih dari satu walker menangkap Clem lengah maka langsung game over selanjutnya. Kemudian di episode tersebut, perangkap lingkungan dapat dipicu, yang membantu memberi Clementine sedikit ruang untuk bernapas.

Gaya seni dan grafisnya telah terlihat serupa sekali lagi, melangkah sangat jauh dari mencoba menjadi terjemahan 1: 1 dari komik Walking Dead asli. Model karakter ditangani seperti biasa, kecuali untuk sistem pencahayaan yang diperbarui yang diperkenalkan di The Walking Dead Collection.

Ruang lingkup penuh dan luasnya The Walking Dead: The Final Season belum ditata, meskipun mungkin petunjuk terbaik dapat ditemukan di game mewah, judul judul HBO-esque, menunjukkan Clementine dan A.J. berjalan ke Ericson, tetapi juga menunjukkan siluet walker mati membusuk di halaman depan, disusul oleh ivy, dan, akhirnya, menumbuhkan bunga kuning. Hal-hal indah dimungkinkan di dunia baru dan cara-cara baru untuk memainkan Telltale yang telah ditata di Done Running. Tetapi sesuatu yang buruk dan mengerikan kemungkinan akan terjadi pertama kali, dan itu akan sangat menarik untuk ditonton.

The post Review: The Walking Dead – The Final Season Episode 1: Done Running appeared first on GameStation.

Continue Reading

Ini Lho 10 Hal yang Selalu Ada Dalam Game Final Fantasy

Game Final Fantasy merupakan salah satu permainan yang populer dan banyak dimainkan oleh gamer di seluruh dunia. Permainan ini menawarkan keseruan dengan tingkat kesulitan yang berbeda. Namun, tahukah Anda bahwa ada sejumlah hal yang selalu dapat Anda temukan ketika bermain Final Fantasy? Penasaran? Simak selengkapnya, di bawah ini!


10Mata Uang G

Meski Final Fantasy memiliki latar dunia yang berbeda-beda, tetapi mata uang yang digunakan tetaplah sama, yakni Gil atau G. Untuk memperbanyak kekayaan, Anda bisa mengalahkan musuh atau mencari harta karun.


9Item Penyembuh

Disadari atau tidak, item penyembuh selalu ada dalam game ini. Bahkan Anda bisa langsung menggunakannya ketika dibutuhkan. Contohnya, Potion untuk menyembuhkan HP, Ether untuk MP, Elixir dengan fungsi menyembuhkan HP dan MP, serta Phoenix Down untuk menghidupkan yang telah mati.


8World Map

Salah satu ciri dari khas game final Fantasy adalah Wolrd Map. Melalui World Map, Anda bisa menemukan musuh unik yang tidak disangka-sangka.


7Karakter Berambut Pirang

Karakter dengan gaya rambut pirang ini selalu ada di setiap seri Final Fantasy. Sejumlah tokoh yang diketahui berambut pirang, antara lain Tidus, Ace, Ciny, Locke, dan Snow Viller.


6Behemoth

Salah satu bos yang ada di Final Fantasy ini akan terus muncul pada sejumlah seri berikutnya. Maklum saja, Behemoth sangat sulit dikalahkan. Bahkan ketika ia menerima sihir, ia akan membalasnya dengan kekuatan yang lebih besar.


5Summons

Kemampuan dalam memanggil Summon adalah ciri khas pertarungan game Final Fantasy. Berbagai Summon yang ada memiliki kemampuan berbeda. Elemen Summon pun tidak sama, seperti Shiva dengan elemen listrik dan Ifrit dengan elemen api.


4Theme Song Kemenangan

Hal unik yang selalu ada pada saat memainkan game Final Fantasy adalah adanya theme song. Lagu ini akan terdengar setiap kali Anda berhasil mengalahkan musuh. Selain enak didengar, lagu ini dapat meningkatkan semangat Anda. Bermain pun semakin asyik.


3Moogle

Moogle merupakan salah satu ras yang selalu ada dalam game ini. Biasanya mereka berperan sebagai warga kota biasa atau penjual item. Ciri khas Moogle, yaitu tidak terlalu besar dengan antena berbentuk pom-pom.


2Chocobo

Anda tentu sudah mengenal karakter Chocobo, bukan? Chocobo merupakan hewan tunggangan yang terkadang dapat berubah menjadi summon. Karakter ini sering muncul dalam beberapa seri Final Fantasy, seperti Chocobo Racing, Final Fantasy Fables, dan Chocobo Dugeon.


1Cid

Pernahkah Anda menyadari bahwa nama Cid telah ada sejak game Final Fantasy pertama? Mulai dari Cid, Cid Haze, Cid Kramer, dan Cid Raines. Biasanya karakter dengan nama Cid ini berprofesi sebagai mekanik, baik itu yang berhubungan dengan airship ataupun bidang teknologi.


The post Ini Lho 10 Hal yang Selalu Ada Dalam Game Final Fantasy appeared first on Tentik.

Continue Reading
Close Menu